Aside

sudden morning realization

if only i have the brake pedal, i wouldn’t have to be drowned like this. if only i have the brake pedal, i will never have to shed a tear anymore. if only i have the brake pedal, i will never have to suffocate and feeling insecure. if only i have the brake pedal, i wouldn’t have to be vulnerable like this.

if only i have the brake pedal, i wouldn’t love you this much

if only i have the brake pedal, i wouldn’t let you in this deep

if only i have the brake pedal, i wouldn’t know that loving someone, though it hurts, is really beautiful. you are beautiful. and it scares me. you scare me.

Advertisements

Tuhan saya lelah

saya lelah mengenakan sepatu kaca ini. sepatu-sepatu itu terlalu transparan. matahari dapat menyengat kaki saya dengan mudahnya. hujan dapat mengotori sepatu kaca saya dengan bercak lumpur setiap saat. saya lelah. sepatu kaca ini melelahkan sekali, Tuhan. satu saat, kaki saya melepuh hebat akibat cahaya matahari yang menembus kaca transparan sepatu saya. di saat lain, kaki saya terantuk batu besar dan kerasnya sepatu kaca saya justru menambah rasa ngilu di jemari saya. bilur dan lebam di kaki saya pun takkan dapat disembunyikan oleh lapisan kaca tembus pandang ini.

Tuhan, sepatu ini melelahkan. sungguh melelahkan. namun pada saat yang sama, sepatu ini juga begitu indah dan melenakan. cahaya matahari yang terbiaskan oleh sepatu saya menampakkan warna pelangi yang indah di kala hari cerah. rintik yang menetes keatas sepatu kaca saya juga mengalir dengan indahnya kebawah, menghiasi kaki saya dengan romansa hujan.

saya tidak tahu Tuhan, haruskah saya melepas sepatu kaca ini dan menggantinya dengan sepatu konvensional, atau haruskah saya bersabar dan membiasakan diri dengan sepatu kaca ini karena ia begitu indah dan segalanya?