kepada jiwa-jiwa yang bebas

untuk kaki-kaki yang tak jemu melangkah, untuk kepala-kepala yang tak jengah berkelana.

selamat malam, para pencinta jalanan.

selamat malam, para pemintal rindu.

selamat malam, para penenun kebajikan.

perjalananmu hanya akan berarti jika kamu mengerti makna dari tiap langkah yang membawamu semakin jauh dari rumah. perjalananmu hanya akan berarti jika langkah mu membawamu masuk dalam kehidupan-kehidupan lain yang sama sekali berbeda dari milikmu, entah itu kehidupan para pemanjat pohon nira, atau kehidupan para penikmat candu. namun perjalananmu pula takkan berarti jika kamu tak mampu memahami sudut pandang mereka tanpa menghakimi. dan kamu pun gagal jika kamu tidak mampu menetapkan nilai dan norma mu sendiri dari berbagai informasi dan dunia yang kau hinggapi di sepanjang perjalananmu.

bukan berlembar-lembar foto dan shared location yang kami tunggu, kami, yang memuja kalian, jiwa-jiwa bebas. yang kami tunggu adalah kebajikan baru yang kalian serap. yang kami tunggu adalah kamu yang baru, yang berbeda, dari saat terakhir kamu memeluk dan melambaikan tangan kepada kami. yang kami tunggu adalah senyum bahagiamu dan cerita-cerita menarikmu. lalu kami akan termangu bahagia mendengarkan kamu mendongeng dengan mata menerawang dan semangat yang meluap.

dan yang paling kami tunggu, adalah bagian terakhir dari kisahmu, ketika kamu berkata “ah, esok lagi akan kubawa kau kesana bersamaku.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s