surat terakhir diatas pusaramu

Kepada; kamu yang sudah kumakamkan disalah satu sudut hatiku

Maaf aku masih sering mengeksploitasi kenangan kita. Bukan berarti aku masih menanti, masih mengharap hadirmu. Hanya saja kamu adalah luka yang masih begitu nyata. Dan kamu tahu betapa aku membutuhkan luka-luka itu untuk terus bergerak. Aneh memang, tapi luka menjadi tenaga yang menggerakkan tali-temali kehidupanku.

Dan barangkali, hantu-mu juga masih bergentayangan disini.

Aku belum mengadakan upacara pemakaman yang pantas untuk kenangan kita. Belum ada dawai biola bergesekan syahdu dan biduan cantik yang bernyanyi mengenai kematian. Barangkali aku belum cukup menggunakan tudung hitam untuk menghormati kepergianmu. Dan barangkali bunga yang kusematkan kala itu di pusara-mu –dandelion putih- bukanlah bunga yang tepat. Karena kala ia dihembus angin, justru kenanganmu menyerak tak karuan ke seluruh penjuru hatiku.

Dan barangkali, hantu-mu juga masih bergentayangan disini.

Aku masih tidak mengerti bahwa banjir bandang dapat menyebabkan erosi tanah yang berbahaya. Rupa-rupanya aku belum membangun bendungan yang cukup kokoh untuk menghalau banjir bandang yang kerapkali terjadi dikala hujan merintik di halamanku. Atau di pelupuk mataku. Dan banjir bandang itu, tsunami itu yang terjadi beberapa waktu lalu, menyapu hatiku porak poranda. Lagi, remahan kenanganmu dihanyutkan debit air yang begitu besar bergelombang, menghantam dinding-dinding hatiku.

Dan barangkali, hantu-mu juga masih bergentayangan disini.

Ini adalah pemakaman kali kedua untuk kenanganmu. Telah kugali liang kubur ratusan depa dalamnya. untuk kembali memakamkan kenanganmu yang terserak. Agar tak lagi ku eksploitasi. Agar tak lagi menambah kerikil di jalanmu dan jalanku. Agar tak lagi menjadi hantu pengusik malamku.

agar tak lagi, namamu tersemat di bibirku.

Maka dibawah rintik hujan sore ini, kumakamkan kamu dengan segenap kerelaan. Tanpa air mata. Hanya seucap salam.

Maaf.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s