Suka Paling Duka

tahukah kamu, senyummu adalah suka yang paling ku duka-kan?

ya, aku suka tarikan otot bibirmu yang serupa sabit. menampakkan deret gigi yg besar dan rapih. kadang aku bertanya-tanya sendiri, apakah kamu ini titisan Apollo. karena senyummu serupa mentari. senyummu mungkin tersusun dari sajak-sajak cinta yang memadat dan menjelma madatsenyummu memang selaksa madat. dan aku padat utuh tertelan ke sela gigi geligimu. berusaha menelusuri saliva-mu untuk mencuri tempat di hatimu.

ndilalah, aku nyasar sampai ke lambung. di cerna asam pekatmu. di hisap, tekuk, remuk oleh usus-ususmu. hingga aku jadi tai.

kesedihan tidak melulu menjelma sayap-sayap malaikat yang patah. kadang kesedihan memang seperti tai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s