Hantu

aku pernah mengenalnya. perempuan itu, dengan ribuan simpul di kepalanya yang memeluk satu sama lain begitu lekatnya hingga ia merupa jalinan benang kusut.

aku pernah mengenalnya. lembayung yang bergelayut mesra dalam dadanya. oh, betapa ia mencintai langit senja dengan semburat jingga.

aku pernah mengenalnya. biru yang menarik denyut nadinya namun tak pula mematahkan tulang-tulangnya. pun hatinya.

aku pernah mengenalnya. setetes embun pagi yang mengalir dihamparan helai rambutnya. meliuk mesra seiring gelombang dan riaknya.

aku pernah mengenalnya. selarik puisi yang tersemat diantara lipatan bibirnya. ratap pilu yang menggebu dibalik deret geliginya.

aku pernah mengenalnya. aku pernah mencintainya. ia yang berjalan dengan kedua tangan di udara, menyapa hiruk pikuk kehidupan.

Aku pernah mencintaiku. kini, aku merindukanku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s