Jarak

Aku adalah seorang yang gemar menghitung jarak. Menakar dan memetakan setiap incinya.

Seperti jarak antara kedua tanganmu. Satu depa yang paling hangat, satu depa yang paling rindu.

Atau jarak yang diperlukan bagi bibirmu untuk sampai pada tangkup bibirku. Dengan samar cecap rokok yang menyelinap diantara keduanya.

Atau jarak yang tertera diantara jemarimu. Ia memeluk erat kekosongan yang tersimpan diantara jemariku.

Atau jarak yang berdetak diantara akhir minggu ke akhir minggu yang begitu cekatan memilin rindu di antaranya.

Aku adalah seorang penghitung jarak yang terampil.

Dan kau, adalah himpunan jarak yang tak jera kusyukuri adanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s