Gajah

Tik tok.

Biru merayap perlahan di sudut ruang.

hitam menganga lebar di langit-langit, mempertontonkan segala asa yang lumat.

Dan aku masih disini, menjaga bara tetap menyala. merah, nyalang.

Berkejaran dengan semesta dan waktu yang  memamah segala.

Titik keringat mengalir deras.

Gajah itu kembali lagi bersama biru yang kini hanya berjarak sejengkal dari ujung selimutku.

Gajah biru yang tak tahu diri.

Ia membawa hiruk pikuk dunia dan selebrasinya.

Melantunkannya tepat ke telingaku.

Sedang ruang ini semestinya menjadi tempatku bercengkrama dengan senyap.

Senyap ku lenyap.

 

Gajah sialan.

 

 

Perempuan Berselubung Sunyi

Ada Pelatuk yang melagu. Berkisah. Syahdan, hiduplah seorang perempuan berselubung sunyi. Tak ada sesuatu pun yang ia akrabi melainkan sunyi. Sunyi yang terlalu familiar untuk ia hentak pergi. sunyi yang ia timang mesra dan intim.

Perempuan berselubung sunyi. Menjaganya agar tetap sepi. Menjaga bisiknya agar tetap bisu. Menjaga jeritnya agar tetap gagu. Perempuan berselubung sunyi. Terlalu pekak. Terlalu riuh. Hingga melankoli merintik. Perempuan itu tetap berselubung sunyi. Menjaganya tetap sepi.

Perempuan berselubung sunyi. Gelayut biru tersimpan di kedua matanya. Mewujud samudera. Siap mengutus hujan agar membanjir. Mengaliri liang-liang rindu. Gorong-gorong kenang. Hingga kuning lampu jalanan tak lagi mampu mengisi sunyi yang ia selubungkan rapat disekujur jiwanya.

Ah, perempuan berselubung sunyi. Teganya kamu! Sunyi tak patut kau kenakan serupa pakaian! Sunyi pula tak patut kau titah serupa perhiasan! Sunyi terlalu agung untuk kau tatah menjadi perisai!

Tega!

Sunyimu serupa sangkakala! Membunuh!

Dua

Kita adalah dua yang tak pernah satu.

Dua yang terlalu bertolak untuk bergerak mendekat.

Dua yang terlalu angkuh untuk saling mengamini

Dua yang terlalu kaku untuk saling melengkapi

Dua yang terlalu buta untuk bersitatap

Dua yang terlalu riuh untuk saling memahami

Dua yang terlalu rikuh untuk berucap jujur

Kita adalah dua yang tak pernah satu

Dua yang terlalu mengasihi untuk beranjak pergi